NAMA : HAMID ANJAR KASIH
NIM : 175231125
KELAS : PBS 2 D
MATA KULIAH : METODOLOGI STUDI ISLAM
TUGAS
OBSERVASI DI RESTO TOKIO BOWL
Dalam tugas mata kuliah Metodologi Studi Islam yang terakhir
ini, kami satu kelompok yang telah terbentuk, diberi tugas untuk melakukan
observasi disalah satu kafe atau restoran yang telah ditentukan oleh Bapak
dosen yang tercinta yaitu Bapak Endi Saputro . Kami satu kelompok yang
beranggotakan 3 orang yaitu saya Hamid Anjar kasih, Iin Febri Kusumawardani dan
Ambar Selli Mukti mendapatkan tugas untuk melakukan observasi di Resto Tokio
Bowl . Tokio Bowl adalah Restoran cepat saji Jepang modern yang menyediakan
berbagai pilihan masakan Jepang yang lezat . Restoran ini ada didalam salah
satu pusat perbelanjaan terkenal didaerah Solo Baru yaitu THE PARK MALL . Resto
ini beralamat di Jl. Ir. Soekarno, Madegondo, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa
Tengah . Resto ini buka pukul 10 pagi dan tutup pada jam 10 malam .
Kami satu kelompok melakukan observasi pada hari Senin
tanggal 30 April 2018, berangkat ke restoran pukul 13.30 WIB . Berangkat ke
lokasi mengendarai sepeda motor, tiba dilokasi pukul 14.15 WIB . Baru pertama
kali kami makan disalah satu resto didalam THE PARK MALL Solo Baru dan ini
merupakan salah satu pengalaman yang berkesan bagi kami . Karena baru pertama
kali berkunjung ke THE PARK MALL, kami
merasa bingung untuk mencari keberadaan resto TOKIO BOWL . Dalam mencari
Restoran ini, kami masuk dari tempat parkir motor menuju ke dalam Mall lantai
paling atas . Awalnya kami mencari
dilantai 4,3 dan 2, Karena merasa kesulitan dalam menemukan Resto ini, Kami
sempat hampir putus asa dalam mencari . Merasa banyak waktu dan tenaga yang
terbuang dalam mencari keberadaan resto ini, saya dan teman-teman sepakat untuk
bertanya kepada salah satu Cleaning Service atau Security yang sedang bertugas
.
Kebetulan
kami bertemu dengan salah seorang Cleaning Service dan bertanya keberadaan
Resto Tokio Bowl, Kemudian Cleaning Service itu menunjukkan Resto yang kami
maksud . Ternyata Resto ini berada di Lantai Ground 26B tepat didepan
eskalator, bukan dilantai paling atas atau dilantai 2 dan 3 . Merasa lelah hati
dan fisik dalam mencari, kebahagiaan muncul ketika kami berhasil menemukan apa
yang telah kami cari-cari . Langsung saja kami duduk disalah satu tempat yang
disediakan, tepatnya dimeja nomer 3 . Baru beberapa menit duduk di kursi Resto,
tibalah salah seorang pelayan wanita berhijab yang memberikan daftar menu
kepada kami . Meskipun Tokio Bowl ini merupakan Resto yang meyajikan masakan
Jepang, namun ada juga pelayan yang mengenakan hijab dan tidak mengenakan
pakaian ala ala Jepang . Kami sempat bingung dalam memilih menu, karena banyak
menu yang terdapat dalam daftar .
Setelah
10 menit membaca dan memilih menu yang ada didalam daftar, akhirnya kami
memutuskan untuk memesan beberapa makanan dan minuman . Karena berada di
Restoran yang menyajikan masakan jepang, tidak lengkap apabila saya tidak
memesan masakan Jepang . Saya memesan Shoyu Ramen seharga 31 ribu, Pelayan
menyarankan kepada saya untuk memesan Paket Shoyu Ramen dengan harga 35 ribu
karena Paket Shoyu Ramen ini sudah termasuk minumannya yaitu Ocha tea yang bisa
diisi ulang . Shoyu Ramen adalah Mie Ramen dengan kuah Shoyu atau kecap asin
ala Jepang yang disajikan dengan sayuran dan setengah telur yang sudah direbus
. Kedua teman saya memesan menu yang sama yaitu Paket C Bento dengan harga 37
ribu, didalam paket ini sudah termasuk minuman yaitu Ocha tea .
Kami
melakukan observasi di Resto ini tidak hanya bertiga saja, namun juga ditemani
oleh kakak dari Ambar Selli yaitu Ambar Sella . Berbeda dengan Saya dan kedua
teman satu kelompok, Sella memesan satu menu yang berbeda yaitu Chicken Katsu
Topping seharga 21 ribu dan minuman Jus Melon seharga 12 ribu . Yang disajikan
dalam Paket Bento C yaitu Beef Teriyaki, Teba Katsu, Salad, Stream Rice dan
minuman Free Ocha Tea Refill . Sedangkan Chicken Katsu adalah Dada ayam fillet
pilihan yang digoreng dengan tepung roti . Kami tidak terlalu lama dalam
menunggu pesanan itu datang, setelah menunggu 5 menit minuman Ocha Tea pun
disajikan . Tidak berselang lama, Jus Melon dan makanan-makanan yang kami pesan
datang . Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja kami menunggu makanan
dan minuman disajikan diatas meja kami .
Pelayanan
penyajian makanan dan minuman yang tidak terlalu lama bisa kami dapatkan karena
suasana Restoran yang tidak terlalu ramai pengunjung, hal ini merupakan
keuntungan tersendiri bagi kami karena tidak terlalu banyak waktu yang terbuang
selama berada di Resto ini . Karena biasanya kebanyakan pelanggan atau
pengunjung yang makan disebuah Restoran, pasti mengeluhkan tentang pelayanan
penyajian makanan yang terlalu lama . Tak lama setelah makanan disajikan di atas
meja makan, kami langsung menyantap hidangan yang sudah kami pesan . Bukan
hanya satu porsi Shoyun Ramen dan segelas Ocha Tea saja, namun ada tiga buah
makanan lain yang bentuknya seperti Pangsit Bakso . Sepertinya makanan ini
adalah sebuah daging ayam fillet yang dibungkus menggunakan tepung, saya
mengira bahwa makanan itu adalah pangsit .
Shoyu
Ramen disajikan dalam mangkuk berukuran cukup besar dengan berisikan kuah Ramen
yaitu Kecap asin Jepang, telur rebus berukuran setengah, Mie Ramen dan sayuran atau
sawi . Bento C disajikan dalam wadah berbentuk kotak yang berisi nasi, saus,
salad beserta mayonais, jamur dengan kecap manis dan ayam yang berbentuk
seperti bawang . Sedangkan Topping Chicken Katsu disajikan dalam wadah yang
berbentuk persegi panjang layaknya seperti nampan, namun bahannya seperti wadah
bento . Sebelum makanan tersedia di atas meja, di atas meja kami sudah
disediakan saus didalam wadah saus yang berwarna merah dan sepertinya mayonais
atau mustard yang berada diwadah
berwarna kuning . Tidak hanya saus dan mayonais saja yang disediakan, namun
juga berbagai perlalatan makan seperti sendok besar untuk menikmati kuah Ramen
. Peralatan makan lain yang disediakan dalam meja yaitu tisu, garpu, sumpit dan
sendok makan biasa.
Tidak
hanya menyantap makanan yang saya pesan saja, namun saya juga merasakan makanan
yang dipesan oleh teman-teman . Saya merasakan sedikit Topping Chicken katsu,
dan Paket Bento C yang dipesan oleh teman satu
kelompok . Tidak hanya saya saja yang merasakan makanan yang mereka
pesan, namun mereka juga merasakan makanan yang saya pesan . Jadi kami saling
merasakan makanan yang kami pesan, meskipun hanya sedikit namun setidaknya kami
bisa saling merasakan dan saling berbagi rasa makanan . Rasa Shoyu Ramen yaitu
asin dan gurih, sedangkan rasa salad dan kecap jamur pada makanan Bento yaitu
Manis . Jadi tidak hanya asin dan gurih saja yang saya rasakan namun juga manis
dan pahit, rasa pahit saya dapatkan dari minuman Ocha Tea . Bukan merasa
kenyang karena menyantap Ramen, namun saya merasa kembung karena terlalu banyak
meminum kuah Ramen dan meminum Ocha Tea .
Rasa
Topping Chicken Katsu yaitu renyah, karena hanya dada ayam yang digoreng dan dibaluti
tepung roti . Hal yang tidak saya lupakan ketika menyantap Ramen yaitu ketika
hanya kuah Ramen saja yang tersisa dalam mangkuk, kemudian saya memegang
mangkuk dan menyeruput ujung mangkuk itu . Hal itu adalah sesuatu yang tidak
akan saya lupakan, karena menurut saya menyeruput mangkuk Ramen terdapat
sensasi tersendiri . Meskipun Saya sedang tidak berada di Jepang, namun
dekorasi warung yang mirip dengan dekorasi warung ala ala Jepang sudah membuat
saya seperti menikmati makanan di Jepang . Kebanyakan pengunjung yang menikmati
makanan di Resto Tokio Bowl ini adalah orang keturunan Jepang atau orang yang
kaya, kami sempat merasa minder ketika masuk dan duduk di dalam Restoran .
Karena kami hanyalah seorang mahasiswa yang sedang melakukan observasi di
Restoran tersebut dan baru pertama kali makan di Restoran masakan Jepang .
Biasanya
kami hanya makan di Angkringan atau hik
disekitar Kampus, namun kami mencoba untuk tidak memperlihatkan rasa minder kami kepada para pengunjung lain
dan juga para pelayan Restoran . Meskipun Restoran itu tidak terlalu besar dan
luas karena berada didalam Mall, namun kami merasa nyaman dengan pelayanan yang
diberikan . Pelayannya ramah, suasananya tidak riuh meskipun sedang berada
didalam Mall dan Tempatnya juga cocok untuk kumpul dengan keluarga . Namun
sebagai seorang mahasiswa islam yang belum mempunyai penghasilan sendiri,
tempat ini tidak cocok untuk kami . Karena harga dari setiap menu yang
ditawarkan di Restoran ini tidak sesuai dengan kondisi keuangan, namun sebuah
tugas yang diberikan ini saya anggap sebagai pembelajaran bagi saya .
Pembelajaran yang mengajarkan untuk hidup yang mewah dan saya yakin bahwa saya
nanti akan menjadi orang yang mampu/kaya .
Sebagai
mahasiswa muslim setelah melakukan tugas observasi ini, saya dapat menyimpulkan
bahwa semakin maju zaman dibidang teknologi maupun transportasi tidak
menghalangi kaum muslimin untuk ikut serta dalam menikmati kemajuan IPTEK
seperti yang sedang dialami sekarang ini . Bukan hanya kemajuan IPTEK yang
sedang dialami dunia sekarang, namun semakin maju juga fashion atau trend model
pakaian . Selain itu juga makanan yang dikonsumsi ikut mempengaruhi pola pikir
pemuda muslim zaman sekarang, banyak pemuda muslim ikut memperhatikan makanan
yang sedang booming sekarang ini .
Tempat nongkrong juga sangat menjadi pusat perhatian bagi kaum muda muslim
dizaman milenial sekarang ini . Tidak
bisa dipungkiri lagi semua hal itu saling berhubungan dalam mewarnai
kepribadian bagi para pemuda muslim .
Entah
semua itu merupakan salah satu strategi yang dirancang oleh kaum non muslim
yang ingin mempengaruhi pola pikir pemuda muslim atau memang zaman ini yang
harus menerima kemajuan dari berbagai bidang . Saya sebagai mahasiswa muslim
juga ikut merasakan hal-hal ini, untuk itu saya harus bisa menyaring setiap hal
baru yang datang seperti yang sedang terjadi dizaman sekarang ini . Kemajuan
IPTEK menurut pandangan saya, tergantung bagaimana kita memanfaatkan hal
tersebut . Bagaimana kita memanfaatkannya untuk hal-hal yang posistif, tidak
memanfaatkannya untuk hal-hal yang negatif . Untuk mode pakaian yang sedang
trend sekarang menurut saya semua itu juga dikembalikan pada diri pribadi
muslim masing-masing, karena semua ketentuan dalam berpakaian sudah diatur
dalam Al Qur’an . Dan Untuk makanan, menurut pandangan saya boleh diperhatikan
boleh tidak .
Sebaiknya
jangan terlalu memperhatikan makanan apa yang sedang tren sekarang, namun
memperhatikan halal/haramnya suatu makanan . Karena didalam Al Qur’an juga
dijelaskan tentang ketentuan makanan yang boleh dikonsumsi dan tidak dikonsumsi
. Jadi kesimpulannya adalah untuk menyikapi fenomena yang sedang terjadi
sekarang mulai dari kemajuan IPTEK, mode pakaian, tren makanan dan tempat
nongkrong, kita sebagai mahasiswa muslim harus bisa bersifat bijak dalam
bertindak . Semua hal harus dilandaskan pada Al Qur’an dan hadits, jika memang tidak ada dalam Al Qur’an dan
hadits maka hars menggunakan Ijma dan Qiyas dari para ulama dan para ahli
tafsir . Atau setidaknya kita bisa menggunakan pola pikir kita untuk menanggapi
setiap hal yang terjadi sekarang namun juga didasari dengan dalil-dalil dan
hadits .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar