Selasa, 01 Mei 2018

HAMID ANJAR KASIH/IAIN SURAKARTA/TUGAS AKHIR MSI



NAMA                        : HAMID ANJAR KASIH
NIM                            : 175231125
KELAS                       : PBS 2 D
MATA KULIAH        : METODOLOGI STUDI ISLAM

TUGAS OBSERVASI DI RESTO TOKIO BOWL
            Dalam tugas mata kuliah Metodologi Studi Islam yang terakhir ini, kami satu kelompok yang telah terbentuk, diberi tugas untuk melakukan observasi disalah satu kafe atau restoran yang telah ditentukan oleh Bapak dosen yang tercinta yaitu Bapak Endi Saputro . Kami satu kelompok yang beranggotakan 3 orang yaitu saya Hamid Anjar kasih, Iin Febri Kusumawardani dan Ambar Selli Mukti mendapatkan tugas untuk melakukan observasi di Resto Tokio Bowl . Tokio Bowl adalah Restoran cepat saji Jepang modern yang menyediakan berbagai pilihan masakan Jepang yang lezat . Restoran ini ada didalam salah satu pusat perbelanjaan terkenal didaerah Solo Baru yaitu THE PARK MALL . Resto ini beralamat di Jl. Ir. Soekarno, Madegondo, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah . Resto ini buka pukul 10 pagi dan tutup pada jam 10 malam .
            Kami satu kelompok melakukan observasi pada hari Senin tanggal 30 April 2018, berangkat ke restoran pukul 13.30 WIB . Berangkat ke lokasi mengendarai sepeda motor, tiba dilokasi pukul 14.15 WIB . Baru pertama kali kami makan disalah satu resto didalam THE PARK MALL Solo Baru dan ini merupakan salah satu pengalaman yang berkesan bagi kami . Karena baru pertama kali berkunjung ke THE PARK MALL,  kami merasa bingung untuk mencari keberadaan resto TOKIO BOWL . Dalam mencari Restoran ini, kami masuk dari tempat parkir motor menuju ke dalam Mall lantai paling atas  . Awalnya kami mencari dilantai 4,3 dan 2, Karena merasa kesulitan dalam menemukan Resto ini, Kami sempat hampir putus asa dalam mencari . Merasa banyak waktu dan tenaga yang terbuang dalam mencari keberadaan resto ini, saya dan teman-teman sepakat untuk bertanya kepada salah satu Cleaning Service atau Security yang sedang bertugas .
Kebetulan kami bertemu dengan salah seorang Cleaning Service dan bertanya keberadaan Resto Tokio Bowl, Kemudian Cleaning Service itu menunjukkan Resto yang kami maksud . Ternyata Resto ini berada di Lantai Ground 26B tepat didepan eskalator, bukan dilantai paling atas atau dilantai 2 dan 3 . Merasa lelah hati dan fisik dalam mencari, kebahagiaan muncul ketika kami berhasil menemukan apa yang telah kami cari-cari . Langsung saja kami duduk disalah satu tempat yang disediakan, tepatnya dimeja nomer 3 . Baru beberapa menit duduk di kursi Resto, tibalah salah seorang pelayan wanita berhijab yang memberikan daftar menu kepada kami . Meskipun Tokio Bowl ini merupakan Resto yang meyajikan masakan Jepang, namun ada juga pelayan yang mengenakan hijab dan tidak mengenakan pakaian ala ala Jepang . Kami sempat bingung dalam memilih menu, karena banyak menu yang terdapat dalam daftar .
Setelah 10 menit membaca dan memilih menu yang ada didalam daftar, akhirnya kami memutuskan untuk memesan beberapa makanan dan minuman . Karena berada di Restoran yang menyajikan masakan jepang, tidak lengkap apabila saya tidak memesan masakan Jepang . Saya memesan Shoyu Ramen seharga 31 ribu, Pelayan menyarankan kepada saya untuk memesan Paket Shoyu Ramen dengan harga 35 ribu karena Paket Shoyu Ramen ini sudah termasuk minumannya yaitu Ocha tea yang bisa diisi ulang . Shoyu Ramen adalah Mie Ramen dengan kuah Shoyu atau kecap asin ala Jepang yang disajikan dengan sayuran dan setengah telur yang sudah direbus . Kedua teman saya memesan menu yang sama yaitu Paket C Bento dengan harga 37 ribu, didalam paket ini sudah termasuk minuman yaitu Ocha tea .
Kami melakukan observasi di Resto ini tidak hanya bertiga saja, namun juga ditemani oleh kakak dari Ambar Selli yaitu Ambar Sella . Berbeda dengan Saya dan kedua teman satu kelompok, Sella memesan satu menu yang berbeda yaitu Chicken Katsu Topping seharga 21 ribu dan minuman Jus Melon seharga 12 ribu . Yang disajikan dalam Paket Bento C yaitu Beef Teriyaki, Teba Katsu, Salad, Stream Rice dan minuman Free Ocha Tea Refill . Sedangkan Chicken Katsu adalah Dada ayam fillet pilihan yang digoreng dengan tepung roti . Kami tidak terlalu lama dalam menunggu pesanan itu datang, setelah menunggu 5 menit minuman Ocha Tea pun disajikan . Tidak berselang lama, Jus Melon dan makanan-makanan yang kami pesan datang . Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja kami menunggu makanan dan minuman disajikan diatas meja kami .
Pelayanan penyajian makanan dan minuman yang tidak terlalu lama bisa kami dapatkan karena suasana Restoran yang tidak terlalu ramai pengunjung, hal ini merupakan keuntungan tersendiri bagi kami karena tidak terlalu banyak waktu yang terbuang selama berada di Resto ini . Karena biasanya kebanyakan pelanggan atau pengunjung yang makan disebuah Restoran, pasti mengeluhkan tentang pelayanan penyajian makanan yang terlalu lama . Tak lama setelah makanan disajikan di atas meja makan, kami langsung menyantap hidangan yang sudah kami pesan . Bukan hanya satu porsi Shoyun Ramen dan segelas Ocha Tea saja, namun ada tiga buah makanan lain yang bentuknya seperti Pangsit Bakso . Sepertinya makanan ini adalah sebuah daging ayam fillet yang dibungkus menggunakan tepung, saya mengira bahwa makanan itu adalah pangsit .
Shoyu Ramen disajikan dalam mangkuk berukuran cukup besar dengan berisikan kuah Ramen yaitu Kecap asin Jepang, telur rebus berukuran setengah, Mie Ramen dan sayuran atau sawi . Bento C disajikan dalam wadah berbentuk kotak yang berisi nasi, saus, salad beserta mayonais, jamur dengan kecap manis dan ayam yang berbentuk seperti bawang . Sedangkan Topping Chicken Katsu disajikan dalam wadah yang berbentuk persegi panjang layaknya seperti nampan, namun bahannya seperti wadah bento . Sebelum makanan tersedia di atas meja, di atas meja kami sudah disediakan saus didalam wadah saus yang berwarna merah dan sepertinya mayonais atau mustard yang berada diwadah berwarna kuning . Tidak hanya saus dan mayonais saja yang disediakan, namun juga berbagai perlalatan makan seperti sendok besar untuk menikmati kuah Ramen . Peralatan makan lain yang disediakan dalam meja yaitu tisu, garpu, sumpit dan sendok makan biasa.
Tidak hanya menyantap makanan yang saya pesan saja, namun saya juga merasakan makanan yang dipesan oleh teman-teman . Saya merasakan sedikit Topping Chicken katsu, dan Paket Bento C yang dipesan oleh teman satu  kelompok . Tidak hanya saya saja yang merasakan makanan yang mereka pesan, namun mereka juga merasakan makanan yang saya pesan . Jadi kami saling merasakan makanan yang kami pesan, meskipun hanya sedikit namun setidaknya kami bisa saling merasakan dan saling berbagi rasa makanan . Rasa Shoyu Ramen yaitu asin dan gurih, sedangkan rasa salad dan kecap jamur pada makanan Bento yaitu Manis . Jadi tidak hanya asin dan gurih saja yang saya rasakan namun juga manis dan pahit, rasa pahit saya dapatkan dari minuman Ocha Tea . Bukan merasa kenyang karena menyantap Ramen, namun saya merasa kembung karena terlalu banyak meminum kuah Ramen dan meminum Ocha Tea .
Rasa Topping Chicken Katsu yaitu renyah, karena hanya dada ayam yang digoreng dan dibaluti tepung roti . Hal yang tidak saya lupakan ketika menyantap Ramen yaitu ketika hanya kuah Ramen saja yang tersisa dalam mangkuk, kemudian saya memegang mangkuk dan menyeruput ujung mangkuk itu . Hal itu adalah sesuatu yang tidak akan saya lupakan, karena menurut saya menyeruput mangkuk Ramen terdapat sensasi tersendiri . Meskipun Saya sedang tidak berada di Jepang, namun dekorasi warung yang mirip dengan dekorasi warung ala ala Jepang sudah membuat saya seperti menikmati makanan di Jepang . Kebanyakan pengunjung yang menikmati makanan di Resto Tokio Bowl ini adalah orang keturunan Jepang atau orang yang kaya, kami sempat merasa minder ketika masuk dan duduk di dalam Restoran . Karena kami hanyalah seorang mahasiswa yang sedang melakukan observasi di Restoran tersebut dan baru pertama kali makan di Restoran masakan Jepang .
Biasanya kami hanya makan di Angkringan atau hik  disekitar Kampus, namun kami mencoba untuk tidak memperlihatkan rasa minder kami kepada para pengunjung lain dan juga para pelayan Restoran . Meskipun Restoran itu tidak terlalu besar dan luas karena berada didalam Mall, namun kami merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan . Pelayannya ramah, suasananya tidak riuh meskipun sedang berada didalam Mall dan Tempatnya juga cocok untuk kumpul dengan keluarga . Namun sebagai seorang mahasiswa islam yang belum mempunyai penghasilan sendiri, tempat ini tidak cocok untuk kami . Karena harga dari setiap menu yang ditawarkan di Restoran ini tidak sesuai dengan kondisi keuangan, namun sebuah tugas yang diberikan ini saya anggap sebagai pembelajaran bagi saya . Pembelajaran yang mengajarkan untuk hidup yang mewah dan saya yakin bahwa saya nanti akan menjadi orang yang mampu/kaya .
Sebagai mahasiswa muslim setelah melakukan tugas observasi ini, saya dapat menyimpulkan bahwa semakin maju zaman dibidang teknologi maupun transportasi tidak menghalangi kaum muslimin untuk ikut serta dalam menikmati kemajuan IPTEK seperti yang sedang dialami sekarang ini . Bukan hanya kemajuan IPTEK yang sedang dialami dunia sekarang, namun semakin maju juga fashion atau trend model pakaian . Selain itu juga makanan yang dikonsumsi ikut mempengaruhi pola pikir pemuda muslim zaman sekarang, banyak pemuda muslim ikut memperhatikan makanan yang sedang booming sekarang ini . Tempat nongkrong juga sangat menjadi pusat perhatian bagi kaum muda muslim dizaman milenial sekarang ini . Tidak bisa dipungkiri lagi semua hal itu saling berhubungan dalam mewarnai kepribadian bagi para pemuda muslim .
Entah semua itu merupakan salah satu strategi yang dirancang oleh kaum non muslim yang ingin mempengaruhi pola pikir pemuda muslim atau memang zaman ini yang harus menerima kemajuan dari berbagai bidang . Saya sebagai mahasiswa muslim juga ikut merasakan hal-hal ini, untuk itu saya harus bisa menyaring setiap hal baru yang datang seperti yang sedang terjadi dizaman sekarang ini . Kemajuan IPTEK menurut pandangan saya, tergantung bagaimana kita memanfaatkan hal tersebut . Bagaimana kita memanfaatkannya untuk hal-hal yang posistif, tidak memanfaatkannya untuk hal-hal yang negatif . Untuk mode pakaian yang sedang trend sekarang menurut saya semua itu juga dikembalikan pada diri pribadi muslim masing-masing, karena semua ketentuan dalam berpakaian sudah diatur dalam Al Qur’an . Dan Untuk makanan, menurut pandangan saya boleh diperhatikan boleh tidak .
Sebaiknya jangan terlalu memperhatikan makanan apa yang sedang tren sekarang, namun memperhatikan halal/haramnya suatu makanan . Karena didalam Al Qur’an juga dijelaskan tentang ketentuan makanan yang boleh dikonsumsi dan tidak dikonsumsi . Jadi kesimpulannya adalah untuk menyikapi fenomena yang sedang terjadi sekarang mulai dari kemajuan IPTEK, mode pakaian, tren makanan dan tempat nongkrong, kita sebagai mahasiswa muslim harus bisa bersifat bijak dalam bertindak . Semua hal harus dilandaskan pada Al Qur’an dan hadits,  jika memang tidak ada dalam Al Qur’an dan hadits maka hars menggunakan Ijma dan Qiyas dari para ulama dan para ahli tafsir . Atau setidaknya kita bisa menggunakan pola pikir kita untuk menanggapi setiap hal yang terjadi sekarang namun juga didasari dengan dalil-dalil dan hadits .

          Potone Hamid Bin Jono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar